Langsung ke konten utama

Disclaimer

Disclaimer for www.kotakmueeza.com

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at ndarimuza@gmail.com

Disclaimers for www.kotakmueeza.com

All the information on this website - https://www.kotakmueeza.com/ - is published in good faith and for general information purpose only. www.kotakmueeza.com does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (www.kotakmueeza.com), is strictly at your own risk. www.kotakmueeza.com will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website. Our Disclaimer was generated with the help of the Disclaimer Generator Online and the Disclaimer Generator.

From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.

Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent


By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengatasi Kesulitan Menulis Setelah Lama Mangkir dari Dunia Kepenulisan

Menjadi penulis memang gampang-gampang susah . Gampangnya, karena tinggal menulis saja. Susahnya, kalau di kepala tidak ada bersarang ide sehingga tidak tahu apa yang mau ditulis, atau ada, tapi kesibukan lain begitu menyita waktu.     pic by pexels Alhasil, banyak penulis yang tadinya terlihat, tiba-tiba hilang dari peredaran.  Apa yang mereka lakukan? Entahlah, yang pasti tidak sedang menulis.  Ada yang  healing , fokus ke kesibukan wajib sehari-hari, atau mencari suasana baru yang sudah pasti jauh dari kegiatan tulis menulis.  Lalu, bagaimana jika tiba-tiba pengin menulis lagi, tapi ternyata kesulitan karena sudah terlalu lama hiatus alias berhenti menghasilkan tulisan? Nah, beberapa cara yang pernah aku lakukan di bawah ini, mungkin bisa menjadi jawaban untuk kamu juga yang sedang kesulitan memulai setelah sekian lama tidak menulis. Yuk, baca! 1. Cek Kembali Niat Kamu Menulis Semua tergantung niat.        pic by pexels Niat atau tuju...

CERPEN - SAHABAT POSESIF

pic by pexels "Terus aku gimana? Kalau kamu nikah, kita gak bisa ketemu lagi, dong?" Lana mengeluh kepada Galang ketika tahu kalau sebentar lagi, sahabatnya itu akan menikah.  Pantesan belakangan ini, Galang sering menghilang tiba-tiba. Tidak seperti biasa yang setiap saat ada untuk Lana, kapanpun wanita itu minta. Ternyata ada sesuatu yang ia sembunyikan. Ya, apalagi ... kalau bukan rencana pernikahannya.  "Bisa. Tapi, ya, gak seintens dulu. Aku kan udah ada  istri nanti," jawab Galang, antara sedih dan senang.  "Jangan nikah dulu, dong," pinta Lana tanpa memikirkan perasaan Galang.    instagram/__shinyeeun "Astagfirullah. Aneh lu!" Galang membeliak.  "Nasibku gimana entar?"  "Ya, pinter-pinter kamulah. Udah gede juga. Masa mau aku temeni mulu?" Sudah berpuluh tahun berlalu sejak Galang hadir ke dalam hidup Lana, membawa gadis itu keluar dari rasa sepi dan takut akan dunia.  Gadis pendiam berumur 13 tahun yang trauma karena k...

Tampil Beda, Rujak Aceh Siap Lumer di Lidah

  Instagram/ailiehoalie74 Kuliner Indonesia amatlah beragam. Salah satu kuliner Indonesia yang sangat populer bernama rujak. Rujak di Indonesia bahkan memiliki ragam jenis. Biasanya yang membedakan kuliner tersebut adalah cara mengelolah bumbu rujak itu sendiri.  Nah, kali ini kita membahas rujak yang berasal dari kota Aceh, ya. Namanya Rujak Aceh. Sekilas bahan-bahan yang digunakan untuk campuran buah maupun bumbu Rujak Aceh terlihat sama seperti bahan rujak pada umumnya. Namun, ternyata bumbu Rujak Aceh memiliki ciri khas tersendiri juga.  Jadi, bumbunya itu terdiri dari beberapa bahan yang biasa kita pakai untuk membuat bumbu rujak yaitu cabai rawit merah, gula merah atau putih, asam jawa, terasi bakar dan garam. Tapi, keseluruhan campuran bahan tersebut dihaluskan lagi bersama dengan buah kuweni yang super lezat dan manis itu, loh.  Instagram/dapur_nn Warna bumbu jadi terlihat berwarna kuning gelap karena campuran dari buah kuweni dan gula merah. Tidak cukup tamp...