Langsung ke konten utama

Puisi ~ Bersemilah Hati





Libur pagi seakan memberi warna baru
Sepasang hati menghantam rindu
Siap-siap menyatu padu..
Siapa sangka hari ini bisa bertemu..

Dua bulan berlalu dalam tunggu
Tiada risau namun lara menggebuh
Ingin bertemu menawan pilu
Dinda semakin tak sabar menunggu

Hari ini tiba libur para tentara
Dinda membuat rencana 
Mempersiapkan cinta dan suka cita
Mempersiapkan waktu untuk bertamasya, libur satu hari saja

Silau matahari pagi pertanda akan berakhir sepi
Walau sebentar, patut untuk dinikmati
Seperti pagi ini
Hati pun terasa manis penuh puisi

Kau datang dengan senyum gagah namun merindu
Lewat angin pagi kau sampaikan tatapan senja namun kaku

Langkah melewati taman seribu bunga
Aku berdiri mencoba melawan egois ingin berlari memeluk
Namun sungguh aku tak mampu

Buah dan snack sudah tersedia
Tikar warna warni sudah tergelar

Duduklah kasih
Aku ingin pagi, siang, sore, malam ini hanya kita yang miliki..
Tak apa ya?
Kan esok kau akan pergi kembali ..

Photo by Pexels/Adrianna Calvo

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengatasi Kesulitan Menulis Setelah Lama Mangkir dari Dunia Kepenulisan

Menjadi penulis memang gampang-gampang susah . Gampangnya, karena tinggal menulis saja. Susahnya, kalau di kepala tidak ada bersarang ide sehingga tidak tahu apa yang mau ditulis, atau ada, tapi kesibukan lain begitu menyita waktu.     pic by pexels Alhasil, banyak penulis yang tadinya terlihat, tiba-tiba hilang dari peredaran.  Apa yang mereka lakukan? Entahlah, yang pasti tidak sedang menulis.  Ada yang  healing , fokus ke kesibukan wajib sehari-hari, atau mencari suasana baru yang sudah pasti jauh dari kegiatan tulis menulis.  Lalu, bagaimana jika tiba-tiba pengin menulis lagi, tapi ternyata kesulitan karena sudah terlalu lama hiatus alias berhenti menghasilkan tulisan? Nah, beberapa cara yang pernah aku lakukan di bawah ini, mungkin bisa menjadi jawaban untuk kamu juga yang sedang kesulitan memulai setelah sekian lama tidak menulis. Yuk, baca! 1. Cek Kembali Niat Kamu Menulis Semua tergantung niat.        pic by pexels Niat atau tuju...

Tampil Beda, Rujak Aceh Siap Lumer di Lidah

  Instagram/ailiehoalie74 Kuliner Indonesia amatlah beragam. Salah satu kuliner Indonesia yang sangat populer bernama rujak. Rujak di Indonesia bahkan memiliki ragam jenis. Biasanya yang membedakan kuliner tersebut adalah cara mengelolah bumbu rujak itu sendiri.  Nah, kali ini kita membahas rujak yang berasal dari kota Aceh, ya. Namanya Rujak Aceh. Sekilas bahan-bahan yang digunakan untuk campuran buah maupun bumbu Rujak Aceh terlihat sama seperti bahan rujak pada umumnya. Namun, ternyata bumbu Rujak Aceh memiliki ciri khas tersendiri juga.  Jadi, bumbunya itu terdiri dari beberapa bahan yang biasa kita pakai untuk membuat bumbu rujak yaitu cabai rawit merah, gula merah atau putih, asam jawa, terasi bakar dan garam. Tapi, keseluruhan campuran bahan tersebut dihaluskan lagi bersama dengan buah kuweni yang super lezat dan manis itu, loh.  Instagram/dapur_nn Warna bumbu jadi terlihat berwarna kuning gelap karena campuran dari buah kuweni dan gula merah. Tidak cukup tamp...

CERPEN - TIDAK ADA KEAJAIBAN SEPAGI INI

                     pic by pexels/lisafotios Keajaiban itu datang bersama kelebat angin yang berhembus Keajaiban itu datang seperti cahaya fajar dan senja yang memancar Keajaiban itu menyelip di antara bintang-bintang yang berkelip. ____ Aku baru saja tiba sore hari dan disambut tangis berderai darinya, wanita kesayanganku. Dia memegangi kedua tangan ini sambil menatapku nanar. Menggoncang-goncangkan tubuhku sambil tersedu. “Keajaiban itu ada kan, Dek? Arif pasti sembuh kan? Ya, kan?” Ah, pertanyaan itu. Ternyata dia benar-benar mendengarkan nasihatku kemarin. Keajaiban itu selalu ada, Kak. Dia datang melalui apapun. Arif kuat. Dia pasti sedang berjuang untuk tetap hidup . Sore kemaren aku menguatkannya dengan kata-kata itu dan hari ini dia menagihnya. Seakan akulah yang pantas memberikan keajaiban itu. Bahkan aku tak mampu untuk sekadar menjawab. Mungkin hanya pelukan  yang bisa kuberikan untuk menghangatkan hati ...